UncategorizedSejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang

Koleksi SMM kali ini menggunakan bahan-bahan dari: daur sisa bahan produksi SMM sebelumnya

Pada ajang pekan mode terbesar Indonesia, Jakarta Fashion Week 2021 yang diadakan pada tanggal 26 – 29 November 2021, Sejauh Mata Memandang terpilih sebagai Dewi Fashion Knights ( DFK ) untuk kedua kalinya. Kali ini SMM mengusung koleksi yang terinspirasi dari proses daur dan memberi nafas baru untuk bahan kain yang tidak terpakai dan terbuang, koleksi ini juga sejalan dengan kampanye SMM sebelumnya yang konsisten dan fokus pada pelestarian lingkungan hidup.

Koleksi SMM kali ini menggunakan bahan-bahan dari: daur sisa bahan produksi SMM sebelumnya, pemakaian bahan dari kain yang tidak terpakai (deadstock), limbah pra konsumsi kain sisa konveksi yang tidak terpakai, dan ditambahkan detil – detil yang merupakan ciri khas SMM.
Limbah pra konsumsi yang telah di daur ulang dan menjadi lembaran kain kembali menjadi material terbarukan yang telah dibuat oleh PT Daur Langkah Bersama atau lebih dikenal dengan Pable, sebuah perusahaan yang berkonsentrasi pada daur ulang limbah tekstil dan memprosesnya agar menjadi kain siap olah yang bisa digunakan kembali.

Aryenda Atma, Founder dan Creative Director Pable menyebutkan, “Kolaborasi antara Pable dengan SMM diharapkan dapat memberikan informasi tentang material baru yang dapat diperoleh dari pengolahan sampah tekstil. Tentunya inovasi ini diharapkan mampu mengubah pola konsumtif masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam membeli pakaian dan memilih material ramah lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan.”

Terdapat belasan look yang terdiri dari kebaya, rok lilit, celana, kemeja, serta beberapa aksesoris dan tas kain multi fungsi yang dapat diubah menjadi selendang, tas selempang dan tas pinggang. Koleksi kali ini juga disesuaikan dengan kondisi alam dan menjawab permintaan pasar ritel di masa pandemi.

Chitra Subyakto, Founder & Creative Director SMM menjelaskan “Ini merupakan kali kedua kami terpilih oleh DFK dan kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Sudah saatnya pelaku industri fashion di tanah air dan konsumen memahami dan menerapkan praktek keseharian yang lebih bertanggungjawab terhadap lingkungan, termasuk dalam memilih bahan dan berpakaian sehari- hari, supaya kita tidak menambah sampah dan mengotori bumi tempat kita tinggal.”

Scroll up Drag View